SEGANTANGLADA.ID
TANJUNGPINANG – Suasana Kampus Dompak Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) tampak berbeda pada Selasa pagi (21/4).

Ribuan wajah penuh konsentrasi terlihat memadati area ujian. Hari ini merupakan titik awal perjuangan bagi 8.643 calon mahasiswa dalam menaklukkan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meninjau langsung di garda terdepan, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, memastikan bahwa marwah integritas ujian terjaga dengan ketat sekaligus memberikan suntikan semangat bagi para peserta.
UMRAH Dekatkan Akses di 6 Titik Kepulauan
Memahami kondisi geografis Kepulauan Riau yang luas, UMRAH tidak hanya memusatkan ujian di satu tempat. Prof. Agung menegaskan bahwa UMRAH berkomitmen, bagi menghadirkan keadilan akses pendidikan dengan membuka pusat ujian di:
Tanjungpinang & Batam
Karimun & Lingga
Anambas & Natuna (Hingga wilayah perbatasan).
”Kita ingin memastikan bahwa putra-putri Kepri dari ujung Natuna hingga ke Lingga memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di kancah nasional tanpa terkendala jarak yang ekstrem,” ungkap Prof. Agung di sela-sela peninjauannya.
Pesan Rektor :”Tenang, Fokus, dan Percaya Diri”
Saat berinteraksi dengan beberapa peserta, Rektor yang dikenal ramah ini sempat memberikan tips singkat agar tidak panik menghadapi layar komputer.
Beliau menekankan bahwa persiapan teknis dari sisi kampus, mulai dari server hingga pengawasan, sudah dalam kondisi prima.
”Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Tetap tenang, fokus, dan yang terpenting: percaya pada kemampuan diri sendiri.
Kami menantikan kehadiran kalian sebagai generasi baru di kampus ini,” tuturnya memberikan motivasi.
Catat Tanggal Mainnya!
Pelaksanaan ujian maraton ini akan berlangsung hingga 27 April 2026 dengan total 14 sesi yang diawasi ketat. Bagi para pejuang PTN, berikut jadwal penting yang wajib dilingkari di kalender:

Dengan pengawasan yang presisi dan fasilitas yang mumpuni, UMRAH optimis dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang siap membangun sektor kemaritiman dan sains teknologi Indonesia di masa depan.
Selamat berjuang, Pejuang Kampus !

















Tinggalkan Balasan