Peringatan Hari Marwah Kepri: Dr. H. Nurdin Basirun Serukan Semangat Bersatu Kita Teguh

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

TANJUNGPINANG — Semangat persatuan kembali bergelora di Bumi Segantang Lada. Jumat 15 Mei 2026.

Menghadiri peringatan Hari Marwah Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus agenda Penulisan Sejarah Provinsi Kepri, tokoh masyarakat sekaligus mantan Gubernur Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun, memberikan pesan mendalam bagi seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

(official/segantanglada.id)

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh nostalgia ini digelar di Ballroom Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR), Tanjungpinang.

Mengenang Sejarah, Menjaga Marwah

Hari Marwah Kepri bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang masyarakat Kepulauan Riau dalam meraih otonomi daerah dan membentuk provinsi sendiri.

Kehadiran Dr. H. Nurdin Basirun di tengah-tengah tokoh pejuang dan generasi muda Kepri seolah menegaskan kembali arti penting menghargai akar sejarah.

Dalam sambutannya, Nurdin Basirun mengingatkan kembali pepatah usang yang tak pernah kehilangan kesaktiannya: “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh.”

Menurutnya, fondasi utama dari berdirinya Provinsi Kepri adalah rasa kebersamaan yang kokoh antar-seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang.

“Persatuan dan kebersamaan adalah kunci utama kita untuk sukses bersama.

Tanpa adanya rasa memiliki dan kekompakan, mustahil kita bisa membawa Kepri sejauh dan sesukses ini,” ungkap Nurdin dengan nada penuh semangat, disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.

Penulisan Sejarah: Warisan untuk Generasi Masa Depan

Selain memperingati Hari Marwah, agenda utama kegiatan ini adalah peluncuran dan pembahasan mengenai Penulisan Sejarah Provinsi Kepulauan Riau.

Langkah ini dinilai sangat strategis dan krusial agar generasi muda tidak buta akan perjuangan para pendahulu mereka.

Nurdin Basirun sangat mengapresiasi inisiasi penulisan sejarah ini.

Ia menekankan, bahwa sejarah yang tertulis dengan jujur dan detail akan menjadi kompas bagi arah pembangunan Kepri di masa depan.

Edukasi Generasi Muda: Menjadi literasi berharga agar anak-cucu Kepri tahu peras keringat dan air mata di balik terbentuknya provinsi ini.

Penghargaan Pejuang: Sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para tokoh BP3KR dan masyarakat yang telah berkorban demi marwah daerah.

Perekat Sosial: Mengingatkan kembali bahwa Kepri dibangun atas dasar gotong royong, bukan ego sektoral.

Ballroom BP3KR: Saksi Bisu Perjuangan yang Kembali Hidup

Pemilihan Ballroom BP3KR Tanjungpinang sebagai lokasi acara menambah kekhidmatan suasana. Tempat ini menyimpan rekam jejak historis bagaimana para tokoh Kepri berkumpul, berdiskusi, dan menyatukan visi puluhan tahun silam demi memisahkan diri dari provinsi induk kala itu (Riau) demi kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti ruangan ketika lagu mars daerah dikumandangkan. Kehadiran berbagai lintas generasi—mulai dari tokoh veteran perjuangan, akademisi, budayawan, hingga perwakilan mahasiswa—membuktikan bahwa gaung “Marwah Kepri” masih menyala terang.

Melalui momentum ini, Dr. H. Nurdin Basirun mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk menutup rapat-rapat celah perpecahan, terlebih dalam menghadapi tantangan global dan ekonomi ke depan. Bersatu dalam keberagaman adalah modal terbesar Kepri untuk terus meroket sebagai gerbang maritim Indonesia yang maju dan berbudaya.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Penuh Khidmat, Alunan Biola Syahdu Narisha Cinta Srimulyani Warnai Peringatan Hari Marwah Kepri di Gedung BP3KR  
Alunan Biola Qurnia Febrianti “Guncang” Gedung BP3KR di Hari Marwah Kepri
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru