Nurdin Basirun: Perjuangan Pembentukan Kepri Harus Terus Dikenang dan Dilanjutkan Generasi Penerus

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

Karimun- Mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2019, Nurdin Basirun, menegaskan bahwa perjuangan para tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau tidak boleh dilupakan oleh generasi muda. Hal itu disampaikannya dalam Dialog Seminar Tim Penulis Sejarah Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau yang digelar oleh Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) di Ballroom Hotel Karimun City, Jumat (8/5) siang.

Dalam forum yang dihadiri tokoh pejuang pembentukan Kepri, akademisi, tim penulis sejarah, serta masyarakat tersebut, Nurdin Basirun menyampaikan bahwa lahirnya Provinsi Kepulauan Riau merupakan hasil perjuangan panjang penuh pengorbanan, persatuan, dan semangat kebersamaan masyarakat kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejarah pembentukan Kepri bukan hanya sekadar catatan administratif pemekaran wilayah, melainkan simbol perjuangan masyarakat maritim yang ingin memperoleh pemerataan pembangunan, pelayanan pemerintahan yang lebih dekat, serta perhatian khusus terhadap kawasan perbatasan negara.

“Perjuangan ini tidak mudah. Banyak tokoh yang mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan kehidupan pribadinya demi lahirnya Provinsi Kepulauan Riau. Karena itu perjuangan mereka harus terus dikenang dan diteruskan,” ungka Nurdin Basirun dalam dialog seminar tersebut.

Ia mengatakan, generasi muda Kepri perlu memahami sejarah daerahnya agar memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga persatuan dan melanjutkan pembangunan daerah. Menurutnya, semangat perjuangan para pendiri Kepri harus diwariskan sebagai fondasi moral dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Nurdin Basirun juga menyoroti posisi strategis Kepulauan Riau sebagai daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Ia menilai, cita-cita awal pembentukan Kepri adalah menjadikan wilayah ini sebagai kawasan maritim maju yang mampu memanfaatkan potensi perdagangan internasional, pelabuhan, industri, dan pariwisata.

“Kepri memiliki posisi strategis dunia. Karena itu semangat para pejuang dulu bukan hanya memisahkan diri secara administratif, tetapi bagaimana masyarakat Kepri bisa lebih maju, sejahtera, dan memiliki daya saing internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurdin Basirun juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kekompakan dan menghargai jasa para tokoh pembentukan Kepri yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat kepulauan sejak puluhan tahun lalu.

Ia menilai, upaya penulisan sejarah pembentukan Provinsi Kepulauan Riau sangat penting agar perjalanan perjuangan daerah tidak hilang ditelan waktu. Dokumentasi sejarah, menurutnya, akan menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang mengenai bagaimana semangat persatuan masyarakat Kepri mampu melahirkan provinsi sendiri.

“Kalau sejarah tidak ditulis dengan baik, generasi berikutnya tidak akan memahami bagaimana beratnya perjuangan dulu. Seminar seperti ini penting untuk meluruskan sejarah dan menghargai jasa para pejuang,” ungkapnya.

Dialog seminar yang dilaksanakan BP3KR tersebut menjadi ruang diskusi bagi para pelaku sejarah dan tim penulis dalam mengumpulkan berbagai data, pengalaman, serta pandangan mengenai perjalanan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Selain membahas sejarah perjuangan pembentukan provinsi, forum itu juga menyinggung tantangan pembangunan Kepri ke depan, terutama dalam penguatan ekonomi maritim, kawasan perdagangan lintas batas, investasi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan identitas budaya Melayu sebagai karakter utama masyarakat Kepulauan Riau.

Kegiatan berlangsung penuh suasana kekeluargaan dan penghormatan terhadap para tokoh pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Riau yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah daerah perbatasan Indonesia tersebut.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Penuh Khidmat, Alunan Biola Syahdu Narisha Cinta Srimulyani Warnai Peringatan Hari Marwah Kepri di Gedung BP3KR  
Alunan Biola Qurnia Febrianti “Guncang” Gedung BP3KR di Hari Marwah Kepri
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru