Mendobrak Paradigma Lama: UMRAH Gagas Ekosistem Maritim Jadikan Kepri “Miniatur Kemaritiman Dunia”  

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

TANJUNGPINANG – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki karakteristik pesisir dan denyut nadi kehidupan yang jauh berbeda dari wilayah nusantara lainnya. Menyadari keunikan identitas dan potensi besar ini, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mengambil inisiatif strategis untuk memimpin transformasi pembangunan sektor kelautan. Selasa 5 Mei 2026.

(official/segantanglada.id)

Langkah ini diwujudkan melalui Diskusi Publik bertajuk “Ekosistem Maritim Pondasi Utama Menuju Kepri Emas 2045” yang digelar secara hybrid di Galeri Tamadun Maritim, Gedung A Satu Gurindam-Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi bagian dari semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, forum ini sukses mempertemukan berbagai simpul kekuatan daerah, mulai dari akademisi, praktisi kemaritiman, LSM, hingga agen perubahan dari kalangan mahasiswa.

Dari Eksploitasi Menuju Inovasi Berbasis Riset

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, dalam sambutannya melontarkan pandangan tajam terkait masa depan laut Indonesia.

Ia menegaskan, bahwa pendekatan pembangunan kemaritiman tidak bisa lagi sekadar mengandalkan model eksploitasi sumber daya konvensional.

(official/segantanglada.id)

“Pembangunan sektor kelautan harus didorong oleh riset, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Tidak ada yang boleh mengklaim laut sebagai milik pribadi,” tegas Prof. Agung.

Lebih jauh, ia menantang seluruh pemangku kepentingan untuk tidak tanggung-tanggung dalam membangun wilayah ini. “Pertemuan ini harus menjadi simpul dari berbagai pemikiran. Mari kita jadikan Kepulauan Riau sebagai miniatur wilayah kemaritiman dunia. Laut harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Seraya menegaskan peran vital kampus sebagai penyedia landasan ilmiah bagi lahirnya policy brief kebijakan daerah.

Merawat Sejarah, Merancang Masa Depan

Gagasan tentang arah baru Kepri ini turut diperkuat oleh kehadiran tokoh penting daerah. Hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Dr. Said Sudrajad, S.Sos., M.Si., perwakilan Aliansi Maritim Indonesia (ALMI), Osman Hasyim, serta Dekan FIKP UMRAH, Dr. Donny Apdillah, S.Pi., M.Si. selaku motor penggerak kegiatan.

(official/segantanglada.id)

Tak hanya soal kemajuan teknologi, ruh identitas Kepri juga disentuh tajam oleh Dewan Pertimbangan UMRAH, Dato’ H. Huzrin Hood, S.PdI., S.H., M.H. Sang inisiator acara ini mengingatkan para generasi muda agar kemajuan pesat nantinya tidak tercerabut dari akar sejarahnya.

“Saya sangat berharap dari UMRAH ini lahir pemikiran-pemikiran yang dapat diteruskan dan disebarluaskan. Jangan hanya berhenti di forum diskusi saja, dan jangan lupakan sejarah pembentukan Provinsi Kepulauan Riau sebagai landasan dalam membangun masa depan,” pesannya penuh penekanan.

UMRAH Nexus Expo 2026: Aksi Nyata Kemaritiman

Membuktikan bahwa diskusi tersebut bukanlah wacana kosong, gelaran ini turut disemarakkan oleh UMRAH Nexus Expo 2026 yang telah dibuka sejak 4 Mei lalu. Pameran ini menjadi etalase hidup yang menampilkan deretan produk inovasi dan karya nyata civitas akademika UMRAH dalam memperkuat ekosistem maritim di lapangan.

Melalui momentum ini, UMRAH kembali memantapkan posisinya sebagai kiblat pengembangan ilmu kemaritiman. Seperti yang ditegaskan sang Rektor di akhir acara: “Dimulai dari Kepulauan Riau, saatnya Indonesia melaju sebagai kekuatan maritim dunia berbasis inovasi dan keberlanjutan.”

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Penuh Khidmat, Alunan Biola Syahdu Narisha Cinta Srimulyani Warnai Peringatan Hari Marwah Kepri di Gedung BP3KR  
Alunan Biola Qurnia Febrianti “Guncang” Gedung BP3KR di Hari Marwah Kepri
Berita ini 13 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru