SEGANTANGALADA.ID
TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mengukir tonggak sejarah dalam pengembangan akademik.
Menjawab tantangan ekonomi global yang kian dinamis, UMRAH secara resmi meluncurkan Program Studi (Prodi) Perdagangan Internasional Program Sarjana. Di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM), prodi ini siap menjaring talenta muda terbaik melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Barat tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah besar ini menyusul terbitnya restu dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Keputusan Menteri Nomor 399/B/O/2026 pada 21 April 2026. Dengan dikeluarkannya izin tersebut, Prodi Perdagangan Internasional dinyatakan telah memenuhi standar akreditasi minimum dan siap menjadi kawah candradimuka bagi calon eksportir serta analis kebijakan perdagangan masa depan.
Menangkap Peluang di Beranda Negara
Letak geografis Kepulauan Riau yang berada di titik nadi perdagangan dunia—berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam—menjadikan Kepri sebagai laboratorium hidup bagi praktik perdagangan lintas batas.
UMRAH menyadari bahwa posisi strategis ini memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya paham teori, tetapi juga tangkas dalam urusan logistik global, hukum perdagangan internasional, hingga strategi penetrasi pasar global.
Kurikulum yang disusun dirancang secara adaptif, memadukan keahlian praktis ekspor-impor dengan pemahaman mendalam mengenai ekonomi maritim. Lulusannya diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu memperkuat daya saing nasional di kancah mancanegara.
Visi Strategis Rektor: Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, menyatakan bahwa pembukaan prodi ini adalah respons konkret universitas terhadap “panggilan” ekonomi wilayah perbatasan.
“Kepulauan Riau adalah wajah depan perdagangan Indonesia. Melalui Prodi Perdagangan Internasional, kami ingin memastikan bahwa putra-putri daerah dan generasi muda Indonesia memiliki kompetensi praktis untuk menguasai pasar lintas negara. Kami tidak hanya mencetak sarjana, tapi mencetak arsitek perdagangan global yang berkarakter maritim,” tegas Prof. Agung.
Beliau juga menambahkan bahwa UMRAH telah menyiapkan ekosistem pendukung, mulai dari tenaga pengajar yang ahli di bidangnya hingga rencana kolaborasi dengan berbagai mitra industri dan lembaga internasional guna memastikan kurikulum yang diajarkan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Kesempatan Angkatan Perdana
Melalui jalur SMMPTN Barat 2026, calon mahasiswa kini memiliki kesempatan emas untuk mencatatkan nama mereka sebagai bagian dari angkatan perdana Prodi Perdagangan Internasional UMRAH. Menjadi “angkatan pionir” tentu memberikan kebanggaan tersendiri, di mana mereka akan dibentuk menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkarier di berbagai perusahaan multinasional, instansi pemerintah, maupun menjadi wirausaha internasional.
Dengan lingkungan akademik yang kondusif di Kampus Dompak, UMRAH optimistis program studi baru ini akan menjadi primadona bagi generasi muda yang bercita-cita menguasai panggung ekonomi dunia dari beranda maritim di Tanah Air Kepulauan Riau di Tanah Melayu.
OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

















Tinggalkan Balasan