Hari Marwah Kepri 2026: Di Gedung Juang BP3KR, Prof. Abdul Malik Tegaskan Perjuangan Belum Selesai

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

TANJUNG PINANG – Semangat perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali membara di Kota Gurindam. Tepat pada Jumat, 15 Mei 2026.

Gedung Juang Badan Penyelaras Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) menjadi saksi bisu berkumpulnya para tokoh pejuang yang menegaskan bahwa dedikasi mereka terhadap daerah ini tidak akan pernah padam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam sebuah orasi yang sarat emosi dan refleksi, Profesor Abdul Malik, salah satu tokoh intelektual sekaligus motor penggerak perjuangan Kepri, menyerukan pesan kuat kepada seluruh masyarakat: “Hari Marwah Kepri adalah pengingat bahwa perjuangan kita belum selesai!”

 

​Menolak Lupa: Refleksi Hari Marwah Kepri

​Suasana di dalam Gedung Juang BP3KR hari ini terasa begitu khidmat sekaligus bergelora.

Kehadiran Prof. Abdul Malik di podium disambut hangat oleh para tokoh adat, pemuda, dan saksi sejarah yang melahirkan Provinsi Kepri 24 tahun silam.

​Dalam pidatonya, Prof. Abdul Malik menekankan bahwa momentum Hari Marwah bukan sekadar seremonial tahunan untuk bernostalgia.

Lebih dari itu, ini adalah komitmen moral untuk menjaga kedaulatan, kesejahteraan, dan marwah Negeri Segantang Lada di kancah nasional maupun internasional.

​”Gedung Juang ini bukan hanya tumpukan batu dan semen. Tempat ini adalah rahim dari lahirnya Provinsi Kepulauan Riau. Di sinilah keringat, air mata, dan harga diri masyarakat Kepri dipertaruhkan.

Hari ini, di bawah langit Tanjung Pinang, kita menyatakan bahwa perjuangan terus berlanjut!” tegas Prof. Abdul Malik dengan suara bergetar yang membakar semangat hadirin.

​”Perjuangan Terus Berlanjut”: Apa yang Tersisa?

​Bagi BP3KR dan para pejuang Kepri, arah perjuangan saat ini telah bertransformasi. Jika dahulu perjuangannya adalah pemekaran wilayah dan birokrasi, maka tantangan hari ini jauh lebih kompleks.

​Prof. Abdul Malik menggarisbawahi, beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama perjuangan generasi saat ini:

​Kedaulatan Maritim dan Ekonomi: Sebagai provinsi kepulauan, Kepri harus menjadi tuan rumah di lautnya sendiri.

Optimalisasi potensi kelautan dan labuh tambat harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat tempatan.

​Pendidikan dan Kebudayaan: Melestarikan budaya Melayu sebagai payung negeri sekaligus mencetak generasi muda Kepri yang unggul secara intelektual dan berkarakter.

​Kesejahteraan yang Merata: Memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di kota-kota besar seperti Batam, tetapi juga menjangkau pulau-pulau terluar di Natuna, Anambas, dan Lingga.

​Estafet Marwah ke Generasi Muda

​Acara yang berlangsung pada Jumat sore ini juga dihadiri oleh sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Langkah ini sengaja dilakukan BP3KR untuk menyerahkan estafet semangat kepada generasi penerus.

​”Kami yang tua telah membuka jalannya. Kini, anak-anak muda Kepri yang harus mengisi jalan tersebut dengan karya, inovasi, dan integritas. Jangan biarkan marwah negeri ini tergadaikan,” tambah Prof. Abdul Malik di akhir orasinya.

​Pertemuan di Gedung Juang BP3KR kali ini ditutup dengan doa bersama untuk para pejuang Kepri yang telah mendahului, diikuti dengan komitmen bersama untuk tetap mengawal arah pembangunan Kepulauan Riau yang maju, berbudaya, dan sejahtera.

​Dari Tanjung Pinang, resonansi “Perjuangan Terus Berlanjut” hari ini kembali menggema ke seluruh pelosok pulau.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Tanjungpinang dan UMRAH Resmi Kerja Sama, Buka Ruang Belajar Hukum untuk Mahasiswa Lintas Prodi
Bukan Sekadar Wacana, UMRAH Pelopori Penggunaan Solar Panel dan Edukasi Energi Berkelanjutan
Rektor UMRAH Prof. Agung Dhamar Syakti Bawa Misi Maritim Indonesia ke India, Perkuat Jejaring Indo-Pasifik di Kurukshetra University
PERIKATKAN PERADABAN MARITIM: 876 WISUDAWAN UMRAH SIAP JADI NAHKODA BLUE ECONOMY DARI BUMI SEGANTANGLADA
MELANGKAH KE PANGGUNG GLOBAL: UPA BAHASA UMRAH SIKAT SERTIFIKASI ISO 9001:2015, SIAP ROAKAN LAYANAN BERBASIS DIGITAL
GEMPURAN KARIR DI TANJUNG PINANG: UMRAH BUKA JALAN 878 CALON WISUDAWAN TEMBUS DUNIA KERJA
Gagasan LINDUNGI Antar Tim Cendekia Muda UMRAH Raih Prestasi Nasional di ARETÈ Essay Competition 2026
SILATURAHIM DUA TOKOH: DATO HUZRIN HOOD SAMBANGI TGB DI MATARAM, TEGASKAN IKATAN BUMU SEGANTANG LADA DAN NUSA TENGGARA
Berita ini 84 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Gemilang Prestasi SMPN 2 Tebing di FTBI Sub Rayon 1: Borong 5 Gelar Sekaligus!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:39 WIB

SMP Negeri 1 Tebing Gandeng Kejaksaan Negeri Karimun Melalui Program “Jaksa Masuk Sekolah”, Wujudkan Pelajar Cerdas dan Taat Hukum Sejak Dini

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

Bantai SMAN 3 Karimun 4-0, Tim Futsal MAN Karimun Tampil Perkasa di Laga Perdana Smasy Cup 

Jumat, 25 September 2026 - 15:53 WIB

TIM MAN KARIMUN BORONG DUA PENGHARGAAN DI AJANG PRESENTASI PROPOSAL USAHA SOCIOSEPRENEURSHIP BEM FPIK UMRAH 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:50 WIB

Optimisme Baru MAN Karimun: Perkuat Silaturahmi dan Transparansi lewat Musyawarah Komite

Jumat, 18 September 2026 - 13:40 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik, UPT Puskesmas Tanjungbatu Gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MTsN Karimun

Rabu, 16 September 2026 - 13:37 WIB

MTsN Karimun Gelar Maraton Rapat Kerja TP 2026/2027 Sekaligus Persiapan Belajar Dari Rumah (BDR)

Minggu, 13 September 2026 - 06:14 WIB

Membenteng Generasi Muda dan Menjaga Bumi, SMPN 2 Karimun Gelar Pembekalan Satgas Anti Narkoba dan Kader Adiwiyata

Berita Terbaru