Krisis Identitas Bahasa, Mantan Mahasiswa, di Karimun Desak Penerapan Wajib Bahasa Melayu di Seluruh Kepri

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

KARIMUN – Keprihatinan mendalam terhadap eksistensi Bahasa Melayu di tanah asalnya memicu desakan kuat dari kalangan pemuda.Selasa 9 Juni 2026.

Peraturan daerah terkait kewajiban berbahasa Melayu dinilai mendesak untuk diterapkan secara menyeluruh di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tidak hanya terbatas di Kabupaten Karimun saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Hal tersebut ditegaskan oleh salah seorang mantan mahasiswa asal Kabupaten Karimun dalam sebuah diskusi santai .

Kegelisahan ini mencuat usai dirinya mengamati fenomena di media sosial serta realitas sehari-hari di kota-kota besar seperti Batam dan Tanjungpinang, yang dinilai mulai mengalami gejala “krisis Melayu” dalam interaksi masyarakatnya.

​”Peraturan berbahasa Melayu mestinya wajib juga diterapkan di daerah Kepri lainnya, tidak hanya di Kabupaten Karimun,” ujarnya di sela-sela kegiatan kopi bersama.

​Kepri Sebagai Rahim Bahasa Persatuan
​Ia menekankan, bahwa secara historis dan geografis, Kepulauan Riau masuk dalam zona wajib Bahasa Melayu karena merupakan kawasan mula, atau rahim tempat induk bahasa tersebut diciptakan.

Sangat ironis jika wilayah yang menjadi akar budaya justru perlahan kehilangan identitas bahasanya sendiri.

​Secara kultural dan linguistik, Kepri dan Malaysia berbagi akar yang sama, yakni Bahasa Melayu Johor-Riau.

Dari akar bahasa yang satu inilah yang kemudian bertransformasi dan melahirkan bahasa pemersatu, yakni Bahasa Indonesia.

​Oleh karena itu, ia mendorong adanya langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Kepri melalui peraturan yang mengikat.

​Urgensi Regulasi: Perlu adanya dorongan regulasi atau kebijakan dari pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Tanjungpinang untuk mengintervensi penurunan penggunaan bahasa daerah.

​Penyelamatan Budaya: Penerapan wajib Bahasa Melayu di instansi formal, lembaga pendidikan, maupun ruang publik di seluruh kota/kabupaten se-Kepri dianggap sebagai benteng utama mempertahankan marwah daerah.

​”Induk tidak mungkin menghilangkan bahasanya sendiri, padahal bahasa tersebut dicipta dari akar yang sama.

Dari Johor-Riau dan Malaysia-Kepri itulah terbit bahasa persatuan di Indonesia,” pungkasnya menutup perbincangan.(SL/Red)

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

KEPERGIAN TOKOH MELAYU SAID BARAQBAH JADI PECUTAN SEMANGAT: MOHAMMAD BAKHTURRA ULYA AJAK GENERASI MUDA KEPRI BERSATU DAN BERSATU PADU BANGUN NEGERI
Mengangkasa dari Kepulauan, UMRAH Perkuat Jejaring Inovasi Pendidikan Dunia di Forum LUPIC 2026
Perkuat Peradaban Maritim, 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH & UNRI Resmi Dilepas ke Wilayah Pesisir Kepri
AKSI NYATA LINTAS NEGARA: UMRAH GANDENG UKM MALAYSIA DAN MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN DI KAMPUNG SEI LADI
LAYAR BERKEMBANG DI NEGERI GURINDAM: PEKSIMIDA KEPRI 2026 JADI SAKSI BANGKITNYA TALENTA SENI BUMI “SEGANTANG LADA”
Tegaskan Komitmen Konservasi Laut, UMRAH Siap Jadi Garda Depan Pengelolaan TWP Bintan Timur
Menenun Warisan di Gerbang Batas: UMRAH dan BRIN Kolaborasi Bedah Potensi Gastronomi Melayu
Membangun Peradaban dari Desa: UMRAH Bekali Mahasiswa KKN Gelombang II 2026 Menjadi Agen Perubahan Nyata  
Berita ini 54 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perkuat Karakter Pelajar, PIK-R Gempita MAN Karimun Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying  

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Prestasi Membanggakan! Tim Futsal MAN Karimun Raih Juara 2 HPM TBK CUP 2026 di Pekanbaru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:07 WIB

BANGKIT DENGAN SEMANGAAT KEPEMUDAAN, BUP KARIMUN UCAPKAN SELAMAT ULTAN KE-28 KEPADA KERUKUNAN PEMUDA KARIMUN

Senin, 27 Juli 2026 - 04:03 WIB

Perkokoh Karakter dan Kedisiplinan Siswa, MTsN Karimun Gelar Pembiasaan Rutin Upacara Bendera Hari Senin

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:36 WIB

Semarak Kunjungan Kerja Kakanwil Kemenag Kepri di MTsN Karimun: Momen Hangat Sambut Kedatangan dan Pelepasan Rombongan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:26 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, MTsN Karimun Dorong Kolaborasi Demi Kemajuan Madrasah di Kepri

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:13 WIB

Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kakanwil Kemenag Kepri Buka Rapat Kerja KKK-MTs se-Kepulauan Riau di MTsN Karimun

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Mengusung Konsep “MPLS Ramah”, SMPN 2 Tebing Sambut 212 Siswa Baru T.A. 2026/2027

Berita Terbaru