Hari Marwah Kepri: Nyanyang Haris Serukan Semangat ‘Bahu-Membahu’ Anak Melayu untuk Masa Depan Gemilang  

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

TANJUNGPINANG – Momentum bersejarah kembali diperingati dengan penuh khidmat di Bumi Segantang Lada.Jumat, 15 Mei 2026

(official/segantanglada.id)

Peringatan Hari Marwah Kepulauan Riau (Kepri) yang jatuh pada berlangsung semarak dan sarat makna di Ballroom Badan Penyelaras Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR), Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh lintas generasi ini menjadi panggung refleksi perjuangan berdirinya Provinsi Kepri. Salah satu sorotan utama datang dari tokoh masyarakat sekaligus figur publik Kepri, Nyayang Haris Pratamura, yang memberikan apresiasi mendalam sekaligus membakar semangat para hadirin melalui seruan persatuan.

Refleksi Perjuangan dan Marwah Negeri

Dalam sambutannya, Nyayang Haris menyampaikan bahwa Hari Marwah bukan sekadar seremonial tahunan atau kalender pengingat biasa.

Bagi masyarakat Kepri, hari ini adalah simbol harga diri, tekad, dan titik balik perjuangan masyarakat Kepulauan Riau untuk mandiri dan menyejahterakan rakyatnya.

“Hari Marwah adalah cermin dari tetesan keringat, air mata, dan idealisme para pejuang pembentukan Provinsi Kepri terdahulu.

Menjaga marwah berarti melanjutkan perjuangan mereka dengan karya dan kontribusi nyata,” ungkap Nyayang dengan penuh takzim.

Ia menambahkan, Ballroom BP3KR sengaja dipilih sebagai tempat acara karena memiliki nilai historis yang kuat sebagai ‘dapur’ dirumuskannya ide-ide besar pemekaran provinsi belasan tahun silam.

Seruan Persatuan: “Anak Melayu Mesti Bahu-Membahu”

Di tengah dinamika zaman dan tantangan global yang semakin kompleks, Nyayang Haris menitipkan pesan krusial yang ditujukan khusus kepada generasi muda dan seluruh elemen masyarakat tempatan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas di tanah Melayu.

“Anak Melayu mesti bahu-membahu dan kompak,” tegas Nyayang yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari para tokoh adat, pemuda, dan cerdik pandai yang memadati ruangan.

Menurutnya, kuncian utama kemajuan Kepri di masa depan terletak pada sinergi antaranak daerah. Beberapa poin penting yang ditekankannya antara lain:

Mengikis Ego Sektoral: Tidak ada tempat untuk saling menjatuhkan; semua elemen harus bergerak satu komando demi kemajuan daerah.

Kekompakan sebagai Benteng: Budaya Melayu yang menjunjung tinggi musyawarah dan gotong royong harus menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

Estafet Kepemimpinan: Generasi tua membuka jalan, dan generasi muda siap menyambutnya dengan kapasitas ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Apresiasi Tinggi untuk BP3KR

Tidak lupa, Nyayang Haris juga melayangkan pujian dan rasa hormat yang tinggi kepada jajaran pengurus BP3KR yang terus konsisten merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah daerah.

“Terima kasih kepada BP3KR yang tiada henti menjaga api perjuangan ini tetap menyala. Tugas kita sekarang adalah memastikan bahwa kesejahteraan yang dicita-citakan oleh para pendiri provinsi ini benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat dari Natuna hingga ke Lingga, dari Batam hingga ke Anambas,” lanjutnya.

Harapan Baru untuk Kepri

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran Kepri serta silaturahmi hangat antartokoh.

Melalui momentum Hari Marwah ini, pesan Nyayang Haris menggaung jelas: Kepri hanya akan menjadi raksasa maritim yang disegani jika anak tempatannya bersatu padu.

Semangat bahu-membahu kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan sebuah seruan aksi (call to action) bagi seluruh anak Melayu untuk membawa Kepulauan Riau menuju masa depan yang cemerlang dan bermartabat.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Penuh Khidmat, Alunan Biola Syahdu Narisha Cinta Srimulyani Warnai Peringatan Hari Marwah Kepri di Gedung BP3KR  
Alunan Biola Qurnia Febrianti “Guncang” Gedung BP3KR di Hari Marwah Kepri
Berita ini 27 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru