Sidang Korupsi Desa Sugie Berlanjut, Terdakwa Sampaikan Duplik di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang  

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

KEPRI — Proses persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi Desa Sugie kembali berlanjut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu 15 April 2026.

Dalam sidang kali ini, dua terdakwa, DN dan MI, menjalani agenda duplik, yakni tanggapan dari penasihat hukum terhadap replik yang sebelumnya telah disampaikan oleh penuntut umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persidangan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip hukum acara yang berlaku. Majelis hakim memimpin jalannya persidangan secara cermat, memberikan ruang yang seimbang bagi masing-masing pihak untuk menyampaikan argumentasi hukum secara utuh dan proporsional.

Agenda duplik menjadi salah satu tahapan penting dalam proses persidangan, karena memberikan kesempatan terakhir bagi pihak terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk memperkuat pembelaan sebelum majelis hakim memasuki tahapan berikutnya.

Dalam duplik tersebut, pihak penasihat hukum menyampaikan tanggapan atas dalil-dalil yang diajukan oleh penuntut umum, baik dari sisi fakta persidangan maupun aspek yuridis.

Melalui proses ini, terlihat bahwa sistem peradilan pidana terus berupaya menjaga keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas dan perlindungan terhadap hak asasi setiap individu. Keterbukaan dalam persidangan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan, sekaligus memastikan bahwa setiap putusan yang diambil nantinya benar-benar berdasarkan pertimbangan yang objektif dan menyeluruh.

Selain itu, persidangan ini juga mencerminkan komitmen aparat penegak hukum dalam menangani perkara tindak pidana korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penanganan perkara korupsi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sistematis dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan penegak hukum menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan proses peradilan.

“Persidangan ini bukan hanya soal pembuktian perkara, tetapi juga tentang bagaimana hukum ditegakkan dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas. Setiap tahapan yang dilalui, termasuk agenda duplik ini, merupakan bagian dari mekanisme untuk memastikan bahwa seluruh pihak mendapatkan haknya secara adil. Kami berharap proses ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberantas korupsi serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang konsisten dan berintegritas diharapkan mampu memberikan efek jera, tidak hanya bagi para pelaku, tetapi juga menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak terlibat dalam praktik korupsi.

Hal ini penting dalam rangka menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Dengan berjalannya proses persidangan ini, diharapkan, dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan serta menegaskan bahwa setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya tindak pidana korupsi, akan ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.***

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

KEPERGIAN TOKOH MELAYU SAID BARAQBAH JADI PECUTAN SEMANGAT: MOHAMMAD BAKHTURRA ULYA AJAK GENERASI MUDA KEPRI BERSATU DAN BERSATU PADU BANGUN NEGERI
Mengangkasa dari Kepulauan, UMRAH Perkuat Jejaring Inovasi Pendidikan Dunia di Forum LUPIC 2026
Perkuat Peradaban Maritim, 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH & UNRI Resmi Dilepas ke Wilayah Pesisir Kepri
AKSI NYATA LINTAS NEGARA: UMRAH GANDENG UKM MALAYSIA DAN MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN DI KAMPUNG SEI LADI
LAYAR BERKEMBANG DI NEGERI GURINDAM: PEKSIMIDA KEPRI 2026 JADI SAKSI BANGKITNYA TALENTA SENI BUMI “SEGANTANG LADA”
Tegaskan Komitmen Konservasi Laut, UMRAH Siap Jadi Garda Depan Pengelolaan TWP Bintan Timur
Menenun Warisan di Gerbang Batas: UMRAH dan BRIN Kolaborasi Bedah Potensi Gastronomi Melayu
Membangun Peradaban dari Desa: UMRAH Bekali Mahasiswa KKN Gelombang II 2026 Menjadi Agen Perubahan Nyata  
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perkuat Karakter Pelajar, PIK-R Gempita MAN Karimun Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying  

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Prestasi Membanggakan! Tim Futsal MAN Karimun Raih Juara 2 HPM TBK CUP 2026 di Pekanbaru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:07 WIB

BANGKIT DENGAN SEMANGAAT KEPEMUDAAN, BUP KARIMUN UCAPKAN SELAMAT ULTAN KE-28 KEPADA KERUKUNAN PEMUDA KARIMUN

Senin, 27 Juli 2026 - 04:03 WIB

Perkokoh Karakter dan Kedisiplinan Siswa, MTsN Karimun Gelar Pembiasaan Rutin Upacara Bendera Hari Senin

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:36 WIB

Semarak Kunjungan Kerja Kakanwil Kemenag Kepri di MTsN Karimun: Momen Hangat Sambut Kedatangan dan Pelepasan Rombongan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:26 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, MTsN Karimun Dorong Kolaborasi Demi Kemajuan Madrasah di Kepri

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:13 WIB

Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kakanwil Kemenag Kepri Buka Rapat Kerja KKK-MTs se-Kepulauan Riau di MTsN Karimun

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Mengusung Konsep “MPLS Ramah”, SMPN 2 Tebing Sambut 212 Siswa Baru T.A. 2026/2027

Berita Terbaru