SEGANTANGLADA.ID
DABO SINGKEP — Mantan Gubernur Kepulauan Riau, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si., kembali melakukan perjalanan spiritual dan silaturahmi melalui rangkaian kegiatan “Safari Dakwah” di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (22/5) hingga Ahad (24/5),
Ini dihadiri oleh ratusan jamaah dan tokoh masyarakat setempat yang rindu akan kehadiran sosok pemimpin bersahaja tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan dakwah dimulai pada Jumat sore. Begitu menginjakkan kaki di Pelabuhan Jagoh sekitar pukul 15.30 WIB, Nurdin Basirun beserta rombongan langsung bertolak menuju hotel untuk bersiap-siap.
Tidak butuh waktu lama bagi pria yang dikenal gemar turun ke masyarakat ini untuk memulai agendanya.
Pada malam pertama, Nurdin menempuh perjalanan darat selama 1,5 jam dari Dabo menuju Kecamatan Singkep Selatan.
Tujuannya adalah Masjid Resang, di mana ia melaksanakan shalat Magrib dan Isya berjamaah, dilanjutkan dengan memberikan tausiyah agama kepada masyarakat pesisir.
”Kehadiran Pak Nurdin di sini mengobati kerinduan kami. Beliau tidak pernah berubah, selalu ramah dan membumi,” ujar salah satu jamaah di Masjid Resang.
Hari kedua, Sabtu (23/5), agenda Nurdin semakin padat.
Dimulai sebelum fajar, ia melaksanakan Safari Subuh berjamaah di Masjid Al Aula Dabo.
Rangkaian acara kemudian berlanjut pada pukul 07.30 WIB, di mana Nurdin menghadiri undangan khusus Wisuda Tahfidz di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Qur’an Dabo Singkep.
Kehadiran Nurdin di wisuda ini menjadi motivasi besar bagi para santri penjaga Al-Qur’an di Lingga.
Tak berhenti di situ, selepas siang, Nurdin menghadiri silaturahmi dan tausiyah bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) serta Majelis Taklim se-Kepulauan Singkep yang berpusat di Masjid Besar Azzulfa Dabo Singkep.
Rangkaian hari Sabtu ditutup dengan shalat Magrib dan Isya berjamaah sekaligus tausiyah di Masjid Al Mukminun, Desa Lanjut, Singkep Pesisir. Rangkaian Safari Dakwah ini dijadwalkan berakhir pada hari Ahad (24/5).
Setelah melaksanakan Safari Subuh di Surau Al Ihsan Dabo, Nurdin beserta rombongan bertolak kembali menuju Pelabuhan Jagoh untuk melakukan perjalanan laut menggunakan kapal (lepas tali pukul 07.30 WIB) menuju Pelabuhan Punggur, Kota Batam.
Gerakan Safari Dakwah ini dinilai banyak pihak bukan sekadar syiar agama, melainkan momentum penting untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) di wilayah kepulauan.
OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

















Tinggalkan Balasan