​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

​KEPULAUAN RIAU — Di kedai-kedai kopi sepanjang pesisir Tanjungpinang, Batam, hingga Karimun, sebuah obrolan hangat kembali bergulir di antara kepulan asap rokok dan dentang cangkir.

Topiknya bukan sekadar harga komoditas atau cuaca laut yang tak menentu, melainkan kerinduan yang mendalam akan sebuah sosok kepemimpinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Belakangan, sebuah kalimat mulai sering bergaung dan menjadi perbincangan hangat di media sosial maupun ruang publik:

 “Menjaga Marwah Kepri: Nurdin Basirun, Harapan Rakyat Melayu.”

​Bagi sebagian besar masyarakat Kepulauan Riau (Kepri), nama H. Nurdin Basirun bukan sekadar nama mantan gubernur yang tercatat dalam lembaran sejarah. Ia adalah simbol dari sebuah era di mana pemimpin dan rakyat nyaris tanpa sekat.

Sentuhan Kultural di Jantung Negeri Segantang Lada

​Mengapa narasi mengenai “Harapan Rakyat Melayu” ini kembali mencuat ke permukaan? Jawabannya terletak pada bagaimana Nurdin Basirun membangun kedekatan emosional selama bertahun-tahun memimpin, baik saat menjadi Bupati Karimun dua periode maupun saat menakhodai Provinsi Kepri.

​Masyarakat Melayu di Kepulauan Riau dikenal sangat memegang teguh adat, kesantunan, dan marwah. Dalam kacamata budaya ini, Nurdin dinilai mampu mengejawantahkan nilai-nilai tersebut melalui gaya kepemimpinannya yang khas:

Pemimpin Pesisir: Ia bukan tipikal pejabat yang betah berlama-lama di balik meja ber-AC.

Nurdin lebih sering terlihat menerjang ombak dengan speedboat, mengunjungi pulau-pulau terpencil demi menyapa nelayan, atau tiba-tiba hadir di masjid kampung untuk salat subuh berjamaah.

​Bahasa Akar Rumput: Cara bicaranya yang lugas, jenaka, namun sarat akan nilai-nilai lokal membuat masyarakat merasa didengarkan dan dihargai.

​”Bagi kami di pulau-pulau ini, Pak Nurdin itu seperti kerabat sendiri. Beliau tahu susahnya hidup di laut, tahu rasanya gelombang,” ujar seorang tokoh masyarakat di pesisir Kepri, mengenang masa-masa sang mantan gubernur blusukan.

Memaknai “Marwah” di Tengah Arus Modernisasi

​Di era modern seperti sekarang, tantangan Provinsi Kepri semakin kompleks.

Sebagai daerah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Kepri kerap menghadapi ujian budaya dan ekonomi.

​Narasi “Menjaga Marwah Kepri” yang disematkan pada Nurdin Basirun mengandung pesan tersirat yang mendalam. Masyarakat merindukan pemimpin yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan angka-angka statistik di atas kertas, tetapi juga pemimpin yang mampu menjaga identitas ke-Melayu-an di tanah sendiri.

​Bagi para pendukungnya, kehadiran kembali pemikiran atau pengaruh Nurdin Basirun diharapkan mampu mengembalikan marwah tersebut—memastikan bahwa masyarakat tempatan tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya investasi yang masuk ke Bumi Segantang Lada.

Antara Harapan Rakyat dan Realitas Politik

​Kendati gelombang harapan dari arus bawah berembus kencang, dinamika politik selalu memiliki ruang realitasnya sendiri.

Pengamat politik lokal menilai bahwa mencuatnya kembali nama Nurdin Basirun dengan narasi “Harapan Rakyat” adalah bukti bahwa basis massa kulturalnya masih sangat solid.

Namun, ke mana arah harapan ini akan berlabuh?

​Sebagai Kompas Moral dan Budaya: Nurdin bisa memosisikan diri sebagai tetua adat atau tokoh bangsa yang memberikan nasihat dan arah bagi kebijakan pembangunan Kepri agar tetap berpijak pada kepentingan rakyat kecil.

​Sebagai Magnet Elektoral (Kingmaker): Di tengah konstelasi politik yang terus berubah, restu dan dukungan dari Nurdin Basirun akan menjadi “rebutan” bagi siapapun yang ingin maju memimpin Kepri.

Pengaruhnya di wilayah-wilayah kunci seperti Karimun dan kantong-kantong pesisir di Batam masih terlampau kuat untuk diabaikan.

Asa dari Tepian Pantai

​Politik mungkin penuh dengan kalkulasi, strategi, dan kepentingan. Namun bagi masyarakat kecil di tepian pantai Kepri, harapan adalah sesuatu yang sederhana.

Mereka menginginkan pemimpin yang ingat jalan pulang ke kampung halaman mereka, pemimpin yang mengerti bahasa nelayan, dan pemimpin yang mampu menjaga harga diri negerinya.

Ungkapan “Nurdin Basirun, Harapan Rakyat Melayu”

pada akhirnya menjadi sebuah pengingat bagi siapapun yang memimpin Kepri hari ini dan di masa depan: bahwa hati rakyat hanya bisa dimenangkan dengan ketulusan, kehadiran yang nyata, dan komitmen mutlak untuk menjaga marwah negeri.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

KEPERGIAN TOKOH MELAYU SAID BARAQBAH JADI PECUTAN SEMANGAT: MOHAMMAD BAKHTURRA ULYA AJAK GENERASI MUDA KEPRI BERSATU DAN BERSATU PADU BANGUN NEGERI
Mengangkasa dari Kepulauan, UMRAH Perkuat Jejaring Inovasi Pendidikan Dunia di Forum LUPIC 2026
Perkuat Peradaban Maritim, 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH & UNRI Resmi Dilepas ke Wilayah Pesisir Kepri
AKSI NYATA LINTAS NEGARA: UMRAH GANDENG UKM MALAYSIA DAN MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN DI KAMPUNG SEI LADI
LAYAR BERKEMBANG DI NEGERI GURINDAM: PEKSIMIDA KEPRI 2026 JADI SAKSI BANGKITNYA TALENTA SENI BUMI “SEGANTANG LADA”
Tegaskan Komitmen Konservasi Laut, UMRAH Siap Jadi Garda Depan Pengelolaan TWP Bintan Timur
Menenun Warisan di Gerbang Batas: UMRAH dan BRIN Kolaborasi Bedah Potensi Gastronomi Melayu
Membangun Peradaban dari Desa: UMRAH Bekali Mahasiswa KKN Gelombang II 2026 Menjadi Agen Perubahan Nyata  
Berita ini 55 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perkuat Karakter Pelajar, PIK-R Gempita MAN Karimun Gelar Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying  

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Prestasi Membanggakan! Tim Futsal MAN Karimun Raih Juara 2 HPM TBK CUP 2026 di Pekanbaru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:07 WIB

BANGKIT DENGAN SEMANGAAT KEPEMUDAAN, BUP KARIMUN UCAPKAN SELAMAT ULTAN KE-28 KEPADA KERUKUNAN PEMUDA KARIMUN

Senin, 27 Juli 2026 - 04:03 WIB

Perkokoh Karakter dan Kedisiplinan Siswa, MTsN Karimun Gelar Pembiasaan Rutin Upacara Bendera Hari Senin

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:36 WIB

Semarak Kunjungan Kerja Kakanwil Kemenag Kepri di MTsN Karimun: Momen Hangat Sambut Kedatangan dan Pelepasan Rombongan

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:26 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, MTsN Karimun Dorong Kolaborasi Demi Kemajuan Madrasah di Kepri

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:13 WIB

Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kakanwil Kemenag Kepri Buka Rapat Kerja KKK-MTs se-Kepulauan Riau di MTsN Karimun

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Mengusung Konsep “MPLS Ramah”, SMPN 2 Tebing Sambut 212 Siswa Baru T.A. 2026/2027

Berita Terbaru