Refleksi Hari Marwah Kepri: Syuzairi Ajak Semua Elemen Bersinergi Bawa Kepri Melompat Maju

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

Tanjung Pinang — Momentum peringatan Hari Marwah Kepulauan Riau (Kepri) tahun ini menjadi ajang refleksi mendalam bagi masa depan Bumi Segantang Lada. Tokoh masyarakat sekaligus birokrat senior Kepri, Syuzairi, menyampaikan pesan penuh optimisme dan menaruh harapan besar agar Provinsi Kepri mampu berlari lebih kencang dan bertransformasi menjadi daerah yang maju di segala lini.Jumat, 15 Mei 2026.

Hari Marwah bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat akan perjuangan panjang pembentukan provinsi ini. Bagi Syuzairi, esensi dari “Marwah” adalah harga diri, martabat, dan semangat kemandirian yang harus diterjemahkan ke dalam pembangunan nyata yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepri memiliki modal geografis dan sumber daya yang luar biasa. Peringatan Hari Marwah ini harus kita jadikan batu loncatan untuk berpikir jauh ke depan (Kepri Maju). Kita tidak boleh jalan di tempat, kita harus melompat maju,” ungkap Syuzairi penuh semangat saat diwawancarai .

Tiga Pilar Strategis Menuju “Kepri Maju”

Untuk mewujudkan visi Kepri yang maju dan berdaya saing global, Syuzairi menekankan pentingnya akselerasi pada tiga sektor utama yang saling terintegrasi:

1. Optimalisasi Ekonomi Maritim & Dorongan Investasi

Sebagai provinsi kepulauan di mana luas lautan mencapai 96%, potensi laut Kepri harus menjadi motor utama kesejahteraan masyarakat. Syuzairi menilai, sektor perikanan, industri galangan kapal, pariwisata bahari, hingga pemanfaatan ruang laut untuk logistik internasional harus digarap lebih agresif.

Langkah ini wajib didukung oleh iklim investasi yang ramah, akuntabel, dan transparan di kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam, Bintan, dan Karimun. Integrasi regulasi yang sinkron antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama untuk menarik minat investor global.

2. Peningkatan Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)

Kepada menghadapi era transformasi digital dan pasar global, investasi pada manusia adalah harga mati.

Syuzairi menyoroti pentingnya mempersiapkan generasi muda Kepri yang tidak hanya menguasai teknologi dan sains, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja internasional.

Kendati demikian, modernisasi tersebut tidak boleh mencabut akar budaya lokal.

Pembangunan SDM di Kepri harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter budaya Melayu sebagai payung negeri, sehingga generasi penerus memiliki daya saing global berjiwa lokal.

3. Pemerataan Infrastruktur Hinterland

Salah satu tantangan terbesar provinsi kepulauan adalah ketimpangan konektivitas. Syuzairi menegaskan bahwa kue pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh wilayah perkotaan (mainland).

Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus memastikan konektivitas antar-pulau berjalan mulus. Penguatan infrastruktur di wilayah hinterland—mulai dari akses transportasi laut yang terjangkau, jaringan listrik 24 jam, pemenuhan air bersih, hingga akses internet yang merata—menjadi syarat mutlak demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh warga Kepri.

Seruan Sinergi: Menghapus Ego Sektoral

Di akhir pemaparannya, birokrat senior yang kaya akan pengalaman memimpin ini mengingatkan bahwa visi besar “Kepri Melompat Maju” mustahil tercapai jika setiap elemen berjalan sendiri-sendiri. Hari Marwah harus menjadi momentum untuk meluruhkan ego sektoral dan memperkuat jembatan kolaborasi.

“Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, tokoh adat, hingga generasi muda harus berada dalam satu barisan yang sama. Sinergi dan kolaborasi adalah bahan bakar utama kita. Mari kita jaga marwah negeri ini dengan kerja nyata, demi membawa Kepulauan Riau menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di gerbang utara Indonesia,” pungkas Syuzairi optimis.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Penuh Khidmat, Alunan Biola Syahdu Narisha Cinta Srimulyani Warnai Peringatan Hari Marwah Kepri di Gedung BP3KR  
Alunan Biola Qurnia Febrianti “Guncang” Gedung BP3KR di Hari Marwah Kepri
Berita ini 38 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru