Dari Tanah Gurindam untuk Bangsa: UMRAH Jadi Episentrum Guru Besar Rancang Ulang Pendidikan Tinggi “Tanah Melayu”

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEGANTANGLADA.ID

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mengambil peran sentral dalam merancang arah masa depan pendidikan Tanah Melayu. Selasa 5 Mei 2026.

Tepat pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, kampus maritim di Kepulauan Riau ini sukses menjadi tuan rumah berkumpulnya para pemikir ulung dari seluruh Indonesia dalam Seminar Nasional dan Rapat Kerja Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTN-B),

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

(official/segantanglada.id)

Berpusat di Galeri Tamadun Maritim, Kampus UMRAH Dompak, perhelatan yang digelar secara hybrid ini mengusung tajuk visioner: “Dewan Guru Besar in Strategic Forum: Reimagining Higher Education for Indonesia Emas 2045.” Fokus utamanya satu yakni : mendobrak paradigma lama dan merancang ulang pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Tinggalkan Obsesi “Kelas Dunia”, Fokus pada Dampak Nyata

Diskusi yang dipandu apik oleh Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si. ini membedah urgensi transformasi dunia kampus. Mendiktisaintek Kabinet Merah Putih (2024-2025), Prof. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M.Sc., Ph.D., yang hadir sebagai narasumber utama melontarkan gagasan tajam. Menurutnya, sudah saatnya perguruan tinggi mengubah orientasi dari sekadar mengejar status kompetitif menjadi institusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

(official/segantanglada.id)

“Perguruan tinggi harus otonom dan akuntabel agar mampu berinovasi serta memberikan dampak langsung. Keberagaman kampus di Indonesia harus menjadi kekuatan kolektif untuk saling melengkapi, bukan dasar kompetisi semata,” tegas Prof. Satryo. Inilah fondasi krusial menyambut Indonesia Emas 2045.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., turut menyoroti beban besar di pundak para guru besar. Ia mengingatkan bahwa seorang profesor bukan sekadar ilmuwan di menara gading akademik.

“Guru besar harus tampil sebagai thought leader (pemimpin pemikiran) dan rujukan kebijakan publik. Mereka adalah public intellectual yang harus berkontribusi dalam riset strategis dan pengabdian nyata,” ungkap Prof. Nizam, seraya menggarisbawahi perlunya percepatan regenerasi guru besar di tengah rasio nasional yang masih rendah.

UMRAH dan Visi Kemaritiman di Garis Depan

Bagi UMRAH, forum ini bukan sekadar ruang wacana. Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, menegaskan bahwa tema “Reimagining Higher Education” adalah instrumen refleksi sekaligus navigasi baru bagi kampus dalam merespons disrupsi global.

“UMRAH berkomitmen kuat untuk mendorong ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membawa dampak nyata. Terutama, dalam mengawal inovasi sektor kemaritiman dan kemajuan wilayah perbatasan,” papar Prof. Agung dalam sambutannya.

Komitmen untuk melangkah, dari sekadar gagasan, menuju aksi nyata, juga digaungkan oleh Ketua Forum Dewan Guru Besar PTN-B, Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP. Saat membuka acara secara resmi, ia menantang forum tersebut untuk menjadi mesin perumus kebijakan strategis nasional.

“Reimajinasi pendidikan tinggi bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan dalam langkah konkret yang berdampak luas bagi bangsa,” pungkasnya.

Pertemuan para pemikir di Tanjungpinang ini, diharapkan menjadi titik tolak baru dalam sinergi antar-perguruan tinggi, mengukuhkan peran guru besar sebagai arsitek peradaban menuju Indonesia Emas 2045 yang inklusif dan berdaya saing global.

OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Tanjungpinang dan UMRAH Resmi Kerja Sama, Buka Ruang Belajar Hukum untuk Mahasiswa Lintas Prodi
Bukan Sekadar Wacana, UMRAH Pelopori Penggunaan Solar Panel dan Edukasi Energi Berkelanjutan
Rektor UMRAH Prof. Agung Dhamar Syakti Bawa Misi Maritim Indonesia ke India, Perkuat Jejaring Indo-Pasifik di Kurukshetra University
PERIKATKAN PERADABAN MARITIM: 876 WISUDAWAN UMRAH SIAP JADI NAHKODA BLUE ECONOMY DARI BUMI SEGANTANGLADA
MELANGKAH KE PANGGUNG GLOBAL: UPA BAHASA UMRAH SIKAT SERTIFIKASI ISO 9001:2015, SIAP ROAKAN LAYANAN BERBASIS DIGITAL
GEMPURAN KARIR DI TANJUNG PINANG: UMRAH BUKA JALAN 878 CALON WISUDAWAN TEMBUS DUNIA KERJA
Gagasan LINDUNGI Antar Tim Cendekia Muda UMRAH Raih Prestasi Nasional di ARETÈ Essay Competition 2026
SILATURAHIM DUA TOKOH: DATO HUZRIN HOOD SAMBANGI TGB DI MATARAM, TEGASKAN IKATAN BUMU SEGANTANG LADA DAN NUSA TENGGARA
Berita ini 15 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Gemilang Prestasi SMPN 2 Tebing di FTBI Sub Rayon 1: Borong 5 Gelar Sekaligus!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:39 WIB

SMP Negeri 1 Tebing Gandeng Kejaksaan Negeri Karimun Melalui Program “Jaksa Masuk Sekolah”, Wujudkan Pelajar Cerdas dan Taat Hukum Sejak Dini

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

Bantai SMAN 3 Karimun 4-0, Tim Futsal MAN Karimun Tampil Perkasa di Laga Perdana Smasy Cup 

Jumat, 25 September 2026 - 15:53 WIB

TIM MAN KARIMUN BORONG DUA PENGHARGAAN DI AJANG PRESENTASI PROPOSAL USAHA SOCIOSEPRENEURSHIP BEM FPIK UMRAH 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:50 WIB

Optimisme Baru MAN Karimun: Perkuat Silaturahmi dan Transparansi lewat Musyawarah Komite

Jumat, 18 September 2026 - 13:40 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik, UPT Puskesmas Tanjungbatu Gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MTsN Karimun

Rabu, 16 September 2026 - 13:37 WIB

MTsN Karimun Gelar Maraton Rapat Kerja TP 2026/2027 Sekaligus Persiapan Belajar Dari Rumah (BDR)

Minggu, 13 September 2026 - 06:14 WIB

Membenteng Generasi Muda dan Menjaga Bumi, SMPN 2 Karimun Gelar Pembekalan Satgas Anti Narkoba dan Kader Adiwiyata

Berita Terbaru