SEGANTANGLADA.ID
Karimun — Semangat kebangkitan generasi muda Kepulauan Riau kembali digaungkan dalam Dialog Seminar Penulisan Sejarah Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau yang menghadirkan berbagai tokoh masyarakat, akademisi, pegiat sejarah, hingga generasi muda daerah. Dalam kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kebangsaan tersebut, hadir pula cucu tokoh perjuangan BP3KR Hj Mohd Daud Khadir, Mohd Bakhturra Ulya.Jumat 8 Mei 2026.
Kehadiran Mohd Bakhturra Ulya menjadi perhatian peserta seminar. Selain dikenal sebagai representasi generasi muda Kepri, dirinya juga membawa semangat perjuangan keluarga besar tokoh pembentukan daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap lahirnya Provinsi Kepulauan Riau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Mohd Bakhturra Ulya menegaskan, bahwa sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepri tidak boleh dilupakan oleh generasi muda. Menurutnya, perjuangan para tokoh terdahulu harus menjadi inspirasi sekaligus pijakan dalam membangun masa depan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
“Saatnya Kepri bangkit, dimulai dari pemuda. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Semangat perjuangan para pendiri Provinsi Kepri harus diteruskan dengan karya, inovasi, dan kepedulian terhadap daerah,” ujarnya di hadapan peserta seminar.
Ia juga menyampaikan, bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga identitas daerah Melayu Kepulauan Riau sekaligus mampu bersaing di tengah perkembangan global. Menurutnya, pemuda Kepri harus tampil sebagai generasi yang cerdas, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap sejarah dan budaya daerah.
Dialog seminar tersebut menjadi momentum penting dalam merangkai kembali narasi sejarah pembentukan Provinsi Kepulauan Riau agar tetap hidup di tengah masyarakat. Para peserta membahas berbagai catatan perjuangan tokoh-tokoh BP3KR dan elemen masyarakat yang dahulu memperjuangkan pemekaran wilayah hingga Kepri resmi menjadi provinsi sendiri.
Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Mohd Bakhturra Ulya juga mengajak generasi muda untuk tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah berjuang dengan pengorbanan besar demi kemajuan daerah.
“Kita hari ini menikmati hasil perjuangan para tokoh terdahulu. Maka tugas kita sekarang bukan hanya mengenang, tetapi melanjutkan perjuangan itu melalui pendidikan, persatuan, dan kontribusi nyata bagi Kepri,” tambahnya.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan penyampaian pandangan dari tokoh masyarakat serta akademisi sejarah. Banyak peserta menilai bahwa keterlibatan generasi muda dalam forum sejarah seperti ini menjadi tanda positif bahwa semangat perjuangan daerah masih terus hidup.
Dengan hadirnya sosok muda seperti Mohd Bakhturra Ulya dalam forum sejarah daerah, diharapkan semangat perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus menjadi energi baru menuju Kepri yang lebih maju, bermartabat, dan berdaya saing di masa depan.
OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

















Tinggalkan Balasan