SEGANTANGLADA.ID
TANJUNGPINANG -, Segantanglada — Bumi Gurindam kembali bergema dengan syahdu dan bangga. Bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-19, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Program Sarjana XXVII dan Pascasarjana IX di Tanjungpinang. Sebanyak 876 wisudawan dan wisudawati dari enam fakultas serta program pascasarjana resmi dikukuhkan, siap mengarungi samudera pengabdian demi menegakkan peradaban maritim Indonesia.Sabtu, 26 September, 2026.
Mengusung tema agung “Maritime Civic Civilization (MC 2) University: Blue Economy sebagai Pilar Utama Program Peradaban Maritim”, momentum wisuda ini mempertegas langkah UMRAH yang tidak sekadar mencetak lulusan bergelar, melainkan melahirkan sumber daya manusia unggul penjelajah ekonomi biru (blue economy).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidato senatornya, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA., menekankan, bahwa lulusan perguruan tinggi negeri kebanggaan Kepulauan Riau ini harus mampu membaca arah angin perubahan dan menangkap peluang besar dalam sektor kelautan nasional.
“Melalui tema MC 2 University, UMRAH menegaskan, posisinya bukan lagi sekadar institusi pencetak sarjana, melainkan benteng dan pembangun peradaban maritim yang inklusif, modern, serta berdaya saing global,” ungkap Prof. Agung di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Empat Pilar Identitas Cendekia Bahari
Untuk menavigasi para alumni di tengah tantangan global, Rektor memperkenalkan empat pilar identitas utama yang menjadi karakter khas lulusan UMRAH:
Nautical Nexus University (Simpul Bahari): Menjadikan lulusan sebagai jembatan penghubung potensi lokal perairan Kepri dengan jaringan, teknologi, serta pasar dunia.
TerraMar Initiative University (Inisiasi Bumi Bahari): Mendorong lahirnya solusi inovatif yang menjaga keharmonisan ekosistem darat dan laut.
Seafront University (Serambi Bahari): Memposisikan alumni di garda terdepan penjaga kesehatan laut, resiliensi iklim, serta kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.
Aquasapiens University (Cendekia Bahari): Membentuk manusia yang adaptif, berintegritas, dan berpikiran mendalam dengan pijakan kearifan lokal bahari.
Rektor juga mendorong, para lulusan menerapkan kerangka Blue Ocean Strategy serta prinsip Marin-Sociopreneurship. Alumni diajak untuk tidak hanya berburu lapangan kerja, melainkan menciptakan peluang baru seperti inovasi produk lokal (Kopi Gonggong, Kopi Mangrove, aplikasi carbon offset), logistik maritim, hingga ekowisata pesisir berbasis masyarakat.
Lompatan Riset, Inovasi, dan Beasiswa SDM
Di balik kemeriahan wisuda, UMRAH menorehkan sederet pencapaian impresif sepanjang periode 2025–2026. Berada di Klaster Utama SINTA (Peringkat 122 Nasional), LPPM-MARIIN mencatat 185 proyek penelitian senilai Rp5,26 miliar dan 74 proyek pengabdian masyarakat senilai Rp1,29 miliar, plus dukungan mitra mencapai Rp10 miliar.
Infrastruktur dan fasilitas penunjang pun terus mekar. Mulai dari izin KKPRL kawasan perairan kampus, pengembangan Dermaga Biru dan Marine Living Laboratory, FabLab Education, hingga modernisasi Kapal Riset Elang Laut 1 serta perancangan Gedung Fakultas Kedokteran.
Tidak kalah penting, komitmen inklusivitas dan percepatan mutu SDM terus dipacu melalui skema beasiswa. Selain Beasiswa Mutiara Gurindam dan Beasiswa Penuh Fakultas Kedokteran bagi putra-putri terbaik Tanjungpinang, UMRAH memberikan bantuan UKT sebesar Rp390 juta untuk 299 mahasiswa. Sementara melalui Beasiswa Polivalen Gurindam, sebanyak 66 dosen dan 10 tenaga kependidikan diberangkatkan studi lanjut ke berbagai perguruan tinggi ternama.
Berkompas Gurindam XII, Menjadi Nahkoda Kebermanfaatan
Di akhir amanatnya, Prof. Agung mengingatkan para lulusan untuk senantiasa menjadikan nilai-nilai luhur Gurindam XII karya Raja Ali Haji sebagai kompas moral dalam menghadang gelombang ketidakpastian zaman.
“Saudara-saudaralah produk dan SDM unggul tersebut, Jadilah nahkoda yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat pesisir di Kepulauan Riau, bagi bangsa di Nusantara, dan bagi dunia,” pungkas Rektor, melepas para perwira muda akademik untuk berlayar menaklukkan masa depan.***


















Tinggalkan Balasan