SEGANTANGLADA.ID
Tanjungpinang — Kampus Gurindam kembali bergema di panggung nasional. Dua mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang tergabung dalam Tim Cendekia Muda berhasil menorehkan tinta emas dengan meraih Juara 3 pada ajang nasional ARETÈ Essay Competition 2026.
Prestasi gemilang ini diraih oleh Sendi Kurnia Putra (mahasiswa semester 7) dan Novita Ester Anggriani Pangaribuan (mahasiswa semester 5), keduanya dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMRAH. Berhadapan dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti Universitas Padjadjaran (UNPAD), BINUS University, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), hingga UPN Veteran, delegasi asal Tanah Melayu ini sukses mencuri perhatian para dewan juri melalui gagasan preventif bertajuk LINDUNGI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gagasan LINDUNGI dirancang sebagai jawaban atas maraknya ancaman chat grooming yang mengintai anak dan remaja di ekosistem digital. Inovasi ini mengintegrasikan deteksi dini terhadap pola percakapan berisiko, edukasi literasi keamanan digital, hingga penyediaan kanal pelaporan yang aman, responsif, dan mudah diakses oleh korban maupun masyarakat umum.
Ketua Tim Cendekia Muda, Novita Ester Anggriani Pangaribuan, menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar gagasan yang mereka susun tidak sekadar berhenti di atas kertas kompetisi.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berani membawa gagasan mahasiswa UMRAH ke tingkat nasional. Kami berharap LINDUNGI dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi solusi nyata dalam menjaga keamanan anak dan remaja di ruang digital,” ungkap Novita.
Senada dengan Novita, Sendi Kurnia Putra mengungkapkan rasa bangganya sekaligus komitmennya untuk membagikan pengalaman berkompetisi ini kepada para juniornya di kampus. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengajar di FISIP UMRAH, khususnya Dr. Wayu Eko Yudiatmaja, S.IP., MPA., yang terus mendampingi dan memberikan masukan konstruktif sepanjang proses penyusunan karya.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari pimpinan kampus. Wakil Rektor UMRAH Bidang= Kemahasiswaan, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kualitas pemikiran mahasiswa UMRAH yang peka terhadap isu-isu krusial masyarakat modern.
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Sendi dan Novita. Gagasan LINDUNGI bukan cuma inovatif, tapi juga sangat relevan dengan tantangan perlindungan anak di era digital saat ini. Capaian ini harus menjadi pemantik bagi mahasiswa UMRAH lainnya untuk terus berani berkompetisi dan menunjukkan taringnya di ajang nasional,” tegas Dr. Suryadi.
Ajang ARETÈ Essay Competition 2026 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HIMKUM) bekerjasama dengan REACTION UMRAH. Pada ajang ini, posisi Juara 1 berhasil diraih oleh Universitas Surakarta, diikuti oleh Universitas Pamulang di posisi Juara 2.
Capaian Tim Cendekia Muda semakin mempertegas posisi UMRAH sebagai kampus maritim yang tidak hanya unggul dalam keilmuan kelautan, tetapi juga aktif melahirkan solusi cerdas bagi dinamika sosial dan teknologi masyarakat Indonesia.***


















Tinggalkan Balasan