SEGANTANGLADA.ID
TANJUNGPINANG – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA mengatakan, Bahwa lulusan UMRAH harus tampil sebagai agen peradaban maritim yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada Wisuda Sarjana ke-XXVI dan Pascasarjana ke-VII Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Kampus Dompak, Sabtu (28/3).

Pada kesempatan itu, UMRAH, telah meluluskan sebanyak 478 wisudawan yang berasal dari lima fakultas dan program pascasarjana. Rektor menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar agar para lulusan mampu berkarya di dunia profesional dengan menjunjung tinggi nilai budaya Melayu yang berlandaskan Gurindam 12.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepada para lulusan UMRAH diharapkan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, visi besar, serta etika yang kuat dalam menghadapi realitas kehidupan,” ungkap Prof. Agung.
Ia menekankan, Bahwa kala ini UMRAH tengah bertransformasi, menuju UMRAH MC2 University (Maritime Civic Civilization University), yang ber orientasi pada konsep pembangunan peradaban maritim modern, inklusif, serta kompetitif di tingkat global.
Transformasi demikian, ditopang oleh empat pilar utama, yakni Nautical Nexus (simpul konektivitas global dan lokal), TerraMar Initiative (keseimbangan darat dan laut), Seafront University (garda terdepan wilayah perbatasan), serta Aquasapiens (manusia cendekia berbasis kearifan bahari).
“Setiap lulusan UMRAH merupakan representasi identitas maritim yang kuat serta mampu menjadi penghubung antara potensi lokal dengan jaringan global,” ungkapnya.
Selain itu, Rektor juga membekali para wisudawan dengan dua pendekatan strategis dalam menghadapi dunia kerja, yakni Blue Ocean Strategy dan Black Ocean Strategy.
Blue Ocean Strategy, menurutnya, mendorong lulusan untuk menciptakan peluang baru yang minim kompetisi melalui inovasi dan nilai tambah, terutama di sektor ekonomi biru. Sementara Black Ocean Strategy menekankan pentingnya ketahanan, adaptasi cepat, serta integritas dalam menghadapi situasi krisis dan ketidakpastian global.
“Tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi dapat ciptakan nilai yang membuat saudara menjadi berbeda.
Namun, disaat menghadapi krisis, tetaplah tangguh, adaptif, dan berpegang pada integritas,” katanya.
Pada pidatonya, Rektor juga memaparkan berbagai capaian UMRAH sepanjang tahun 2025. Di bidang akademik, empat program studi berhasil meraih akreditasi unggul, serta penambahan guru besar yang memperkuat kapasitas riset maritim. UMRAH juga telah membuka dua program studi baru, yakni Arsitektur dan Pendidikan Fisika, sehingga total kini mencapai 37 program studi.
Di bidang riset dan pengabdian masyarakat, UMRAH berhasil masuk peringkat 122 nasional berdasarkan SINTA dan berada di klaster utama selama tiga tahun berturut-turut. Sementara di bidang kemahasiswaan, UMRAH menempati peringkat 62 nasional dengan berbagai prestasi, termasuk empat penghargaan dalam Kontes Kapal Indonesia 2025.
Selain itu, berbagai penghargaan nasional turut diraih dalam bidang tata kelola, di antaranya Anugerah Kerjasama, Humas, dan Keprotokolan Perguruan Tinggi, serta predikat A untuk SAKIP.
Penguatan infrastruktur juga terus dilakukan, seperti pengadaan kapal riset, pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran yang hampir rampung, hingga rencana pembangunan kawasan Center of Excellence (CoE) MC2 University sebagai lingkungan pendidikan kelas dunia.
Menutup pidatonya, Rektor mengajak seluruh lulusan untuk menjadi “nahkoda peradaban” yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa, khususnya di wilayah kepulauan.
“Gunakan ilmu yang telah diperoleh untuk menciptakan masa depan, sekaligus tetap kokoh menghadapi tantangan zaman. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berdampak,” pungkasnya. ***
(OFFICIAL/SEGANTANGLADA.ID)
















