SEGANTANGLADA.ID
TANJUNGPINANG, – Menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menggelar aksi nyata berskala besar.Pada Senin pagi, 8 Juni 2026.
Ratusan civitas akademika kampus biru ini dijadwalkan turun ke tanah untuk melaksanakan “Aksi Penanaman Pohon” serentak di lingkungan kampus UMRAH, Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini bukan sekadar seremonial belaka. Dengan mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang dipadukan dengan Tema Nasional Indonesia “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, UMRAH ingin menegaskan posisinya sebagai Maritime Civic Civilization University yang responsif terhadap krisis iklim global. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh program lingkungan perserikatan bangsa-bangsa, UN Environment Programme (UNEP).
Komitmen Nyata dari Kampus Maritim
Rektor UMRAH mengungkapkan bahwa sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah kepulauan, UMRAH merasakan betul dampak nyata dari perubahan iklim, mulai dari kenaikan permukaan air laut hingga anomali cuaca.
”Kita tidak bisa lagi hanya berteori di dalam ruang kelas atau laboratorium. Besok adalah momentum bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan staf untuk mengotori tangan mereka dengan tanah, menanam harapan baru bagi bumi,” ujarnya dalam persiapan akhir di Gedung A Satu Gurindam – Ismeth Abdullah, Minggu (7/6).
Gerakan yang digaungkan lewat tagar #NowForClimate ini mengusung empat pilar utama aksi:
Tanam Pohon, Rawat Kehidupan: Fokus tidak hanya pada menanam, tetapi juga komitmen merawat bibit pohon hingga tumbuh besar.
Aksi Nyata untuk Iklim: Kontribusi langsung dalam mereduksi emisi karbon di area kampus.
Kolaborasi Kampus untuk Masa Depan: Membangun kesadaran kolektif antar-kelembagaan dan mahasiswa.
Dari Kampus untuk Bumi: Menjadikan UMRAH sebagai pelopor gerakan hijau di Kepulauan Riau.
Menghijaukan Masa Depan Kepri
Kawasan Kampus UMRAH Dompak yang dikelilingi oleh lanskap pesisir dinilai sangat strategis untuk penanaman pohon pelindung dan tanaman produktif. Selain berfungsi sebagai carbon sink (penyerap karbon), pohon-pohon yang ditanam besok diproyeksikan akan menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang rindang, menjaga stabilitas tanah, serta memperbaiki tata air di area kampus.
Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi menjelang aksi esok hari.
Berbagai organisasi kemahasiswaan telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Perlengkapan menanam, bibit pohon terbaik, hingga sistem penyiraman berkala telah disiapkan oleh panitia pelaksana.
Aksi yang akan berlangsung pada Senin pagi ini juga diharapkan dapat memantik semangat masyarakat luas di Kepulauan Riau agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar.
Bagi UMRAH, setiap tunas yang tertanam besok adalah investasi oksigen dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

















Tinggalkan Balasan