Kasus Pembunuhan Teman Karena Hutang Polres Karimun Lakukan Rekontruksi  

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekonstruksi ulang kasus pembunuhan remaja Bernard Rivaldo (24)

KARIMUN (SL) — Polres Karimun gelar rekonstruksi ulang kasus pembunuhan remaja bernama Bernard Rivaldo (24) oleh temannya sendiri, Luwis Lanadi (23), Kamis, (24/4).

Reka ulang adegan tersebut dilakukan pada sejumlah lokasi yakni di depan rumah korban di jalan Telaga Tujuh, serta Kelurahan Sungai Lakam Barat.

Kemudian, berlanjut ke Tugu MTQ Costal Area, depan RSUD Muhammad Sani, dan berakhir di lokasi mana korban meregang nyawa yakni di salah satu pondok dekat area kawasan perkebunan orang tua korban yakni di Poros.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku memperagakan sebanyak 34 adegan, mulai saat mengajak korban jalan-jalan, menagih hutang, hingga korban ditemukan tewas tergantung di pondok kebun.

Sempat terjadi ketegangan saat reka awal adegan berlangsung. Keluarga korban yang merasa tidak terima berupaya memukul pelaku.

“Tega kau bunuh anak ku,” ucap ibu korban, Ermawati, sembari menyeka air matanya.

Namun, situasi dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian yang berjaga. Di TKP, proses rekonstruksi juga disaksikan ratusan warga sekitar.

Setahun lalu, kasus ini disimpulkan sebagai peristiwa bunuh diri. Namun, belakang berubah menjadi pembunuhan setelah pelaku menyerahkan diri ke Polres Karimun pada 5 April 2025 lalu.

Pelaku Luwis Lanadi mengakui telah membunuh teman sepermainan nya itu. Ia beralasan korban sebelumnya pernah memiliki hutang sebesar Rp 100 ribu.

“Korban punya utang, saya tagih jadi kami cek-cok,” ungkap pelaku yang ditemui di Mapolres Karimun sebelum rekonstruksi, “ungkapnya

Perkelahian fisik antar keduanya pun terjadi, hingga korban meregang nyawa setelah dipiting pada bagian leher oleh pelaku.

“Saat itu saya memeng emosi, tapi saya enggak ada niat,” ungkapnya.

Setelah korban meninggal dunia, pelaku yang merasa panik, kemudian menyusun peristiwa agar korban disimpulkan bunuh diri dengan menggantung jasadnya di sebuah pondok.

“Sewaktu korban tidak bergerak lagi saya panik, takut. Saya coba cek denyut nadinya sudah tidak ada. Makanya saya buat biar almarhum itu bunuh diri,” bebernya.

Saat ditanya alasan akhirnya menyerahkan diri, pelaku merasa dihantui rasa bersalah. Apalagi hubungan keluarga antara pelaku dan korban layaknya saudara.

Saya dihantui rasa bersalah, terus orang tuanya datang juga lebaran ke rumah. Di situ lah terbuka hati saya untuk menyerahkan diri,” tambahnya. (Mhd)

Berita Terkait

Menyusuri Pesisir Singkep: Catatan Perjalanan Spiritual Nurdin Basirun di Bumi Lingga
Hadiri Wisuda Tahfidz Ponpes Baitul Qur’an, Nurdin Basirun Bakar Semangat Para Penjaga Al-Qur’an di Dabo Singkep
Safari Dakwah di Lingga: Nurdin Basirun Rajut Silaturahmi Lewat Rangkaian Agenda Keagamaan di Dabo Singkep  
​”Menjaga Marwah Kepri”: Mengapa Sosok Nurdin Basirun Masih Menjadi Harapan Rakyat Melayu?
Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  
Pengawasan Lemah, Dinas Lingkungan Hidup Karimun Sorotan Terkait Pengiriman Limbah B3 ke Batam
Atasi Eksploitasi Pekerja ‘Passing’ di Perbatasan, BP3KR Usulkan Skema Special Border Treatment dengan Malaysia
BP3KR Desak DPR Sahkan RUU Daerah Kepulauan dan Tuntut Reformasi Fiskal Maritim
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:33 WIB

Gerilya Limbah PT KHS di Laut Kepri: Saat Otoritas Pelabuhan Memilih “Tuli dan Gagu”  

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Fenomena ‘No Viral, No Action’ di Baran: Warga Bayar Iuran Kebersihan, Tapi Disuguhi Pemandangan ‘Gunung’ Sampah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kepanikan Siang Bolong di Perumahan TMK Sei. Raya: Petugas BPBD Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 3 Meter

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:46 WIB

Gagal Kendali, APV Hentak Pembatas Jalan di Karimun Sampai Hancur, Pengemudi Selamat”

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WIB

Ujian Madrasah 2026 di MTsN Karimun Sukses Digelar, Endang Eryani, S.Pd.: “Momentum Mencetak Generasi Berakhlak”

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:55 WIB

Siswa Terbaik MTsN Karimun Siap Menggebrak Jakarta: Muhammad Haiqal Rifkie Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:45 WIB

Kasi Pendidikan Islam Kemenag Karimun Pantau Pelaksanaan Ujian Madrasah di MTsN Karimun  

Senin, 11 Mei 2026 - 15:23 WIB

Panen Prestasi! SMPN 1 Karimun Borong 6 Piala di Ajang FLS2N Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru