SEGANTANGLADA.ID
KARIMUN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karimun resmi meluncurkan terobosan baru di bidang digital kreatif melalui penayangan episode perdana Perisai Podcast. 5 Juni 2026.
Dalam siaran perdana yang dinantikan ini, program menghadirkan sosok nomor satu di madrasah tersebut, Kepala MAN Karimun, Bapak Peri Yudianto, S.Pd., sebagai narasumber utama untuk membedah tantangan sekaligus peluang besar bagi generasi muda di era digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peluncuran podcast ini bukan sekadar mengikuti tren media sosial, melainkan bagian dari strategi besar MAN Karimun untuk menyediakan wadah edukasi positif dan literasi digital bagi para siswa di Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Karimun.
Pisau Bermata Dua: Peluang vs Ancaman Digital
Dalam bincang-bincang santai namun sarat makna tersebut, Peri Yudianto menyoroti bagaimana kehidupan generasi muda saat ini sudah tidak bisa dilepaskan dari gempuran teknologi. Menurutnya, anak-anak zaman sekarang—yang sering disebut sebagai digital natives—memiliki keunggulan luar biasa dalam mengakses informasi dibandingkan generasi sebelumnya.
”Teknologi ini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, digitalisasi memberikan peluang emas. Akses ilmu pengetahuan terbuka lebar, belajar bisa dari mana saja, dan ruang untuk berinovasi tidak terbatas,” ungkap Peri Yudianto.
Namun, beliau juga mengingatkan dengan tegas adanya ancaman nyata yang mengintai di balik layar gawai jika tidak disikapi dengan bijak.
”Jika tidak dibentengi dengan kuat, teknologi bisa menjadi ancaman yang merusak. Mulai dari kecanduan gadget, penurunan fokus belajar, fenomena perundungan siber (cyberbullying), hingga paparan konten-konten negatif yang merusak moral,” tambahnya.
Filosofi “Perisai” sebagai Benteng Akhlak
Saat ditanya oleh host mengenai pemilihan nama Perisai Podcast, Peri Yudianto menjelaskan bahwa nama tersebut memiliki filosofi mendalam yang sejalan dengan visi misi madrasah. Perisai dimaknai sebagai alat pelindung.
Di MAN Karimun, strategi menghadapi era digital tidak dilakukan dengan cara membatasi atau menjauhkan siswa dari teknologi.
Sebaliknya, madrasah mendorong pemanfaatan teknologi secara optimal namun berbasis pada penguatan karakter dan Akhlakul Karimah.
”Kami di MAN Karimun menerapkan prinsip moderat dan berkemajuan. Kita tidak boleh anti-teknologi. Namun, benteng utamanya adalah iman, takwa, dan akhlak. ‘Perisai’ ini adalah simbol bahwa setiap siswa harus memiliki pelindung di dalam dirinya, sehingga saat berselancar di dunia maya, mereka tahu mana yang membawa manfaat dan mana yang harus ditinggalkan,” jelasnya secara mendalam.
Beliau menekankan, bahwa kecerdasan digital yang sejati bukan hanya dinilai dari seberapa mahir seorang siswa mengedit video, bermain game, atau mengoperasikan aplikasi canggih.
”Cerdas digital itu adalah ketika anak-anak kita mampu menyaring informasi, bijak dan sopan dalam berkomentar, serta mampu memproduksi konten yang menginspirasi orang lain,” tegas Peri.
Pesan untuk Generasi Muda: Jadilah Kreator, Bukan Konsumen
Menutup perbincangan di episode perdana Perisai Podcast, Kepala MAN Karimun membagikan tiga tips krusial bagi generasi muda agar tetap produktif dan tidak terjebak dalam dampak negatif dunia maya:
Manajemen Waktu (Time Management): Harus ada batasan yang jelas kapan waktu untuk belajar, beribadah, berinteraksi sosial secara nyata di dunia fisik, dan kapan waktu untuk membuka media sosial.
Saring sebelum Sharing: Jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax).
Setiap informasi yang diterima harus divalidasi kebenarannya sebelum disebarluaskan.
Jadilah Kreator, Bukan Sekadar Konsumen: Manfaatkan gawai di tangan untuk menciptakan karya—baik itu tulisan, video edukasi, maupun inovasi digital lainnya—bukan hanya menghabiskan waktu menonton karya orang lain.
”Jadilah generasi yang menguasai teknologi dengan tetap membumi bersama akhlak yang mulia.
Manfaatkan dunia digital untuk menggapai masa depan yang gemilang. MAN Karimun… Bersama Kita Bisa, Maju Bersama!” pungkas Peri Yudianto memotivasi.
Peluncuran Perisai Podcast ini mendapat sambutan hangat dari keluarga besar madrasah dan masyarakat luas.
Ke depan, program ini diproyeksikan akan terus bergulir dengan menyajikan tema-tema menarik seputar dunia pendidikan, prestasi siswa, dan dinamika remaja dengan menghadirkan narasumber-narasumber inspiratif lainnya.
OFFICIAL SEGANTANGLADA.ID

















Tinggalkan Balasan