SEGANTANGLADA.ID
Karimun- Green School Class, inisiatif pondasi bagi lingkungan, dengan mengimplementasi secara langsung, bagi menumbuh kembangkan ekologis sejak dini.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tebing,Djulihadiawarti, mengatakan, Dilakukan oleh SMPN 2 Tebing, pada Agustus hingga S September 2025 lalu. Kepala Sekolah SMPN 2 Tebing, Djulihadiawarti, mengatakan, Setiap kelas membentuk Tim Green Class (terdiri dari ketua, sekretaris, dan anggota). Sosialisasi tujuan dan mekanisme kegiatan kepada seluruh siswa. Penyusunan Aturan Green Class.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Green Class bersama wali kelas menyusun aturan tertulis tentang kebersihan, pembuatan taman kelas, penggunaan energi (air dan listrik), dan pengurangan sampah plastik. Aturan ditempel di kelas masing-masing.
” Kita juga Menyediakan rak tanaman, pot dan tanaman hias atau tanaman obat keluarga (masing-masing Kelas IX).
Menyiapkan tempat khusus untuk botol/tumbler dan pengelolaan sampah, “ungkapnya. Hari Pertama (27 Agustus 2025)
Pembukaan kegiatan oleh Kepala Sekolah.Sosialisasi program Green Class (tujuan, aturan, dan mekanisme)
Workshop Hemat Energi & Kurangi PlastikPembentukan resmi Tim Green Class di tiap kelas. Penyusunan draft aturan Green Class, Hari Kedua (28 Agustus 2025), Finalisasi dan penandatanganan komitmen Green Class, “ungkapnya.
Ditambahkan, Pembuatan Poster Visual Green Clas & Poster Aturan Kelas, Hari Ketiga (29 Agustus 2025), Penempelan Poster Green Class, Penyusunan strategi penerapan Green Class, Persiapan awal area tanam, Hari Keempat (30 Agustus 2025),Penataan pot dan tanaman hias di kelas.Dekorasi sederhana bernuansa hijau.
Pameran mini Green Class dan apresiasi awal, Tanggal 1–10 September 2025 (Pelaksanaan Rutin). Gerakan Membawa Tumbler & Kurangi Plastik: siswa wajib membawa botol minum isi ulang, tempat bekal makanan, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Gerakan Tanam & Rawat Tanaman Hias: tiap kelas merawat tanaman, menyiram, dan menjaga kebersihan area kelas dan taman.
Gerakan Hemat Energi: siswa mematikan lampu, kipas angin, kran air jika tidak digunakan.
Monitoring Harian: dilakukan oleh Tim Green Class & wali kelas.
Evaluasi, Monitoring Kebiasaan Siswa, Observasi harian terhadap kepatuhan aturan (tumbler dan tempat bekal makanan, sampah plastik, serta hemat energi).
Dicatat oleh Tim Green Class di buku monitoring.Penilaian Kondisi Green ClassPenilaian kebersihan, keindahan, dan kelestarian tanaman.Dilakukan oleh pembina kokurikuler.
Refleksi Bersama (10 September 2025)Presentasi tiap kelas mengenai pengalaman & tantangan.Diskusi dan perumusan tindak lanjut agar Green Class berkelanjutan.
Pengumuman Green Class terbaik.Tindak Lanjut, Menetapkan jadwal piket khusus “Green Class”.
Melanjutkan kebiasaan ramah lingkungan sebagai budaya sekolah.
Memberi penghargaan (sertifikat/apresiasi) untuk kelas yang konsisten menjaga Green Class.
” Pelestarian lingkungan dalam kurikulum sekolah dan menciptakan generasi yang peduli lingkungan, dengan cara melestarikan, “tutupnya.***
















