SEGANTANGLADA.ID
KARIMUN — Berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan berkarakter, SMP Negeri 1 Karimun menggelar Kegiatan Awal Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak serta Launching Program 5 Hari Belajar.Ahad, 16 Agustus 2026
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang berlangsung penuh khidmat dan semarak, di halaman utama SMPN 1 Karimun tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, jajaran Komite Sekolah, orang tua/wali murid, Tenaga Pendidik dan Kependidikan (GTK), serta seluruh siswa baru.
Kepala SMPN 1 Karimun, Drs. H. Salawati, M.Pd, menyampaikan, bahwa momentum awal tahun ajaran baru ini menjadi pijakan krusial dalam mentransformasi iklim belajar di sekolah agar semakin berpihak pada tumbuh kembang anak secara holistik.
“Kehadiran Bapak Bupati Karimun beserta jajaran Dinas Pendidikan memberikan motivasi dan dorongan semangat yang sangat luar biasa bagi seluruh warga SMPN 1 Karimun. MPLS yang kami laksanakan berorientasi penuh pada konsep ‘Ramah Anak’—menghapus segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan, maupun tekanan psikologis, sehingga para peserta didik baru merasa disambut dengan hangat, aman, dan gembira,” ungkap Drs. H. Salawati, M.Pd saat memberikan keterangan .
Lebih lanjut, Drs. H. Salawati menjelaskan mengenai penerapan skema 5 Hari Belajar (Senin hingga Jumat) yang resmi diluncurkan pada kegiatan tersebut. Menurutnya, perubahan regulasi waktu belajar ini dirancang untuk mengoptimalkan proses pembelajaran interaktif di sekolah tanpa mengabaikan pentingnya waktu berkumpul bersama keluarga di akhir pekan.
“Peluncuran Program 5 Hari Belajar ini telah melalui kajian yang matang dan koordinasi intensif bersama Komite serta orang tua murid. Dengan skema ini, proses belajar-mengajar di kelas dibuat lebih efektif, mendalam, dan berbasis projek. Di sisi lain, para siswa memiliki waktu dua hari penuh di akhir pekan (weekend) untuk berinteraksi dengan keluarga, mengasah bakat di luar sekolah, maupun beristirahat,” tambahnya.
Dalam rangkaian upacara pembukaan tersebut, Bupati Karimun secara simbolis menyematkan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa baru dan menyerahkan bendera pataka sebagai tanda dimulainya program 5 Hari Belajar. Suasana keakraban juga terlihat saat jajaran pejabat daerah, kepala sekolah, guru, dan perwakilan pengurus OSIS/Paskibra berfoto bersama di lapangan sekolah.
Drs. H. Salawati berharap, sinergi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan orang tua dapat terus terjalin erat demi mengawal keberhasilan pendidikan anak-anak Karimun. “Kami siap mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.***


















Tinggalkan Balasan