Syuzairi, Apresiasi Perjuang Terdahulu, ” Sejarah Perjuangan Mesti Direnungkan, Sejarah Riau Asli Mesti Diketahui “

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Pejuang berkumpul kembali bersama setelah 23 tahun terbentuknya Provinsi Kepri pada tanggal 24 September 2002, di Juang Yayasana Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Tepi Laut Kota Tanjungpinang, Jumat (10/10) lalu.

SEGANTANGLADA.ID

Tanjungpinang, – Para pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkumpul bersama setelah 23 tahun terbentuknya Provinsi Kepri pada tanggal 24 September 2002 lalu, Pada Jum’at (10/10) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syuzairi Sood menyampaikan histori pejuang BP3KR dari awal sejak di Riau, (Alm) Hj Mohd Daud Khadir dkk dari Riau Daratan awal Riau bergabung, asal Riau adalah Tj Pinang S Carang, dan Kepri adalah Bumi Melayu,Tanah Melayu mesti diperjuangkan.doc

Bertempat di Gedung Juang Yayasana Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Tepi Laut Kota Tanjungpinang.

Para pejuang yang sudah tidak muda lagi itu, satu persatu mulai bersalaman senda gurau pada silaturahmi kebersamaan pada hajat pembuatan Buku Sejarah Pembentukan Provinsi Kepri. Raut wajah mereka tampak telah berumur, dan ada juga para pejuang yang telah mendahului berpulang ke Sang Pencipta.

Abdul Malik (kiri), Syuzairi Sood (kanan), Pejuang B3KR, bersenda gurau dan berbincang pada agenda pembuatan buku BP3KR bersama pejuang lainnya, jumat (10/10) lalu.doc

Salah satu Pejuang Pembentukan Kepri, Syuzairi Sood, mengatakan, kita perlu melihat sebelum ini terbentuk di Tanjung Pinang, para oejuang terdahulu H Mohd Daud Khadir dan kawan kawan berjuang bersama dari Riau (didaratan) Pekanbaru sekarang, demi membentuk sebuah Provinsi Pulau yang memiliki kedekatan historis nama Riau itu sendiri.

Selain itu juga, Pejuang lain seprti Abdul Majid beserta Ketua BP3KR Huzrin Hood yang juga mula terlihat renta kerana perjalnan waktu selepas berjuang habis habis terhadap pembentukan Provinsi Kepri ini, sejak 23 tahun lalu.

Apalagi saat Musyawarah Besar (Mubes) Rakyat Kepri tanggal 15 Mei 2002 hingga DPR RI melaksanakan sidang paripurna terbentuknya Provinsi Kepri pada 24 September 2002 berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002, saat itu Huzrin masih terlihat gagah memimpin ribuan masa di Gedung Parlemen Senayan.

“Silaturahmi pejuang disini dalam pembentukan tim penyusun buku Sejarah Provinsi Kepulauan Riau, juga marilah kita melihat Riau lebih dalam lagi, berjuang dari mana,sejak bila dan dimana Riau berada, masyarakat Kepri dan Riau mesti menyadari ini sejak dini, agar tidak tersalah faham mengenai perjuangan pembentukan serta asal mula Riau, serta Kepri ini lebih layak sebagai Negeri Melayu ,dan kita bersama membuat buku ini untuk anak cucu kita kedepan,” ungkap Syuzairi pada sela sela rapat pejuang.

Selain itu, Syuzairi juga berharap, jadikanlah buku ini dengan baik dan jaga amanah yang telah diberikan rakyat Kepulauan Riau sampai saat ini.

“Semoga buku ini sebagai bekal pengingat kita dalam bersatu memperjuangkan pembetukan Provinsi Kepulauan Riau. Biarlah buku ini menjadi sejarah para pejuang,” ungkap Syuzairi.*** (editorial)

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Tanjungpinang dan UMRAH Resmi Kerja Sama, Buka Ruang Belajar Hukum untuk Mahasiswa Lintas Prodi
Bukan Sekadar Wacana, UMRAH Pelopori Penggunaan Solar Panel dan Edukasi Energi Berkelanjutan
Rektor UMRAH Prof. Agung Dhamar Syakti Bawa Misi Maritim Indonesia ke India, Perkuat Jejaring Indo-Pasifik di Kurukshetra University
PERIKATKAN PERADABAN MARITIM: 876 WISUDAWAN UMRAH SIAP JADI NAHKODA BLUE ECONOMY DARI BUMI SEGANTANGLADA
MELANGKAH KE PANGGUNG GLOBAL: UPA BAHASA UMRAH SIKAT SERTIFIKASI ISO 9001:2015, SIAP ROAKAN LAYANAN BERBASIS DIGITAL
GEMPURAN KARIR DI TANJUNG PINANG: UMRAH BUKA JALAN 878 CALON WISUDAWAN TEMBUS DUNIA KERJA
Gagasan LINDUNGI Antar Tim Cendekia Muda UMRAH Raih Prestasi Nasional di ARETÈ Essay Competition 2026
SILATURAHIM DUA TOKOH: DATO HUZRIN HOOD SAMBANGI TGB DI MATARAM, TEGASKAN IKATAN BUMU SEGANTANG LADA DAN NUSA TENGGARA
Berita ini 33 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Gemilang Prestasi SMPN 2 Tebing di FTBI Sub Rayon 1: Borong 5 Gelar Sekaligus!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:39 WIB

SMP Negeri 1 Tebing Gandeng Kejaksaan Negeri Karimun Melalui Program “Jaksa Masuk Sekolah”, Wujudkan Pelajar Cerdas dan Taat Hukum Sejak Dini

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

Bantai SMAN 3 Karimun 4-0, Tim Futsal MAN Karimun Tampil Perkasa di Laga Perdana Smasy Cup 

Jumat, 25 September 2026 - 15:53 WIB

TIM MAN KARIMUN BORONG DUA PENGHARGAAN DI AJANG PRESENTASI PROPOSAL USAHA SOCIOSEPRENEURSHIP BEM FPIK UMRAH 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:50 WIB

Optimisme Baru MAN Karimun: Perkuat Silaturahmi dan Transparansi lewat Musyawarah Komite

Jumat, 18 September 2026 - 13:40 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik, UPT Puskesmas Tanjungbatu Gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di MTsN Karimun

Rabu, 16 September 2026 - 13:37 WIB

MTsN Karimun Gelar Maraton Rapat Kerja TP 2026/2027 Sekaligus Persiapan Belajar Dari Rumah (BDR)

Minggu, 13 September 2026 - 06:14 WIB

Membenteng Generasi Muda dan Menjaga Bumi, SMPN 2 Karimun Gelar Pembekalan Satgas Anti Narkoba dan Kader Adiwiyata

Berita Terbaru