Kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Muhammad Sani, Kamis (28/8)
SEGANTANGLADA.ID
Karimun,– Ditemukan seorang mayat laki-laki dewasa , di salah satu kamar kos, di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Pada Kamis (28/8) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kos setelah tak kunjung keluar kamar sejak pagi. yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, mengatakan, penemuan bermula saat seorang saksi yakni sekalihus pemilik kos, Nasrul, beserta istri, Nurinas, mendapati pintu kamar korban yang tertutup sejak pagi tadi.
“Sekitar pukul 21.15 WIB, Pintu kamar akhirnya dibuka secara paksa dengan disaksikan Ketua RT setempat serta anggota Polsek Balai Karimun, setelah beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban, . Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” ungkap AKP Andri, Jumat (29/8).
Dengan posisi duduk di tepi kasur dengan kondisi kepala menunduk,Korban ditemukan mengenakan kaos lengan panjang putih-kuning dan celana panjang yang digulung.
Tenaga medis beserta Tim identifikasi Satreskrim Polres Karimun, Terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Muhammad Sani untuk dilakukan visum.
Korban telah dalam kondisi pembusukan lanjut, terdapat kebiruan pada bibir dan kuku, resapan darah di kelopak mata, serta bintik perdarahan. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dari hasil visum.
Berdasarkan keterangan saksi, korban menempati kamar kos sejak Selasa (26/8) lalu Berada di kos sejak tiga hari lalu, seorang diri.
“Sejak tiga hari lalu Dari keterangan saksi, korban juga memiliki kondisi kesehatan kurang baik karena sering batuk dan sesak napas,Korban juga bekerja sebagai pengemis di Pasar Puan Maimun. ” tambah Kapolsek Balai.
Turut diamankan dari kamar kos, di antaranya tas, pakaian, uang tunai Rp 282.500, hingga sebuah ponsel.Sejumlah barang milik korban.
Dikarenakan, hasil pemeriksaan melalui sidik jari ( Inafis Portable System ) masih belum membuahkan hasil. Sehingga identitas korban masih belum dapat diketahui.
Hingga saat ini, i Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Muhammad Sani, Karimun, jenazah korban masih berada disana.***